Oleh Sam May · Pendiri Inkfluence AI · · Also in English

AI Pembuat Modul Ajar untuk Guru Indonesia

Jelaskan kelas Anda: mata pelajaran, fase, topik, jumlah pertemuan, dan JP. Setiap pertemuan ditulis sebagai satu bab berisi tujuan, langkah kegiatan dengan waktu, asesmen, dan diferensiasi, dalam bahasa Indonesia. Anda yang menyunting, mencocokkan dengan CP, dan memindahkannya ke template sekolah.

Tanpa kartu kredit Satu bab per pertemuan Mengacu panduan 2025 PDF gratis, DOCX berbayar
Guru perempuan berjilbab krem dan berseragam batik duduk di meja kayu di ruang kelas SD yang kosong setelah jam pelajaran, menandai draf modul ajar cetak dengan pena merah. Di sampingnya salinan berjepret dengan sampul putih bertuliskan Modul Ajar, IPAS Kelas 5, Siklus Air, Disusun oleh: Ratna Wulandari, S.Pd, setumpuk buku tulis murid, dan botol air. Di belakangnya papan tulis hijau dan jendela nako dengan cahaya sore.
Draf dari AI adalah titik awal. Guru yang menyesuaikannya dengan kelas.

Jawaban singkat

AI pembuat modul ajar paling berguna kalau Anda memperlakukannya seperti rekan yang menyusun draf, bukan seperti mesin yang mengeluarkan dokumen jadi. Di Inkfluence AI Anda menulis deskripsi kelas, memeriksa kerangka pertemuan, lalu setiap pertemuan ditulis sebagai satu bab: tujuan pembelajaran, alat dan bahan, kegiatan pembuka, inti, dan penutup dengan perkiraan menit, asesmen, dan diferensiasi. Panduan resmi 2025 tidak mewajibkan satu format, jadi isinya bisa Anda pindahkan ke template sekolah. Yang tetap menjadi tugas guru sudah dirinci pemerintah sendiri dalam panduan pemanfaatan AI untuk guru. Gratis untuk 5 pertemuan pertama, tanpa kartu kredit. Kalau yang Anda cari bahan bacaan untuk murid, bukan rencana mengajar, halaman AI pembuat buku lebih tepat.

Pertanyaan yang paling sering muncul

Apa itu AI pembuat modul ajar?

Alat yang mengubah deskripsi kelas Anda menjadi draf modul ajar: tujuan, langkah kegiatan dengan waktu, asesmen, dan diferensiasi. Di Inkfluence AI setiap pertemuan menjadi satu bab yang Anda sunting, ditulis langsung dalam bahasa Indonesia.

Apakah sesuai Kurikulum Merdeka 2025?

Isinya mengikuti apa yang Anda minta. Perencana di bawah menuliskan fase, JP, pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, merefleksi, dan dimensi profil lulusan ke dalam deskripsi. Kecocokan dengan CP tetap Anda periksa.

Apa yang paling sering terlupa?

Alokasi waktu. Dari 26 buku pendidikan untuk kelas sekolah di data kami, hanya 3 yang menyebut menit atau JP. Tulis angkanya, misalnya 2 JP x 35 menit.

Perencana modul ajar: susun deskripsinya dalam dua menit

Pilih kelas, mata pelajaran, topik, jumlah pertemuan, dan model pembelajaran. Fase dan panjang JP terisi sendiri sesuai jenjang. Hasilnya deskripsi lengkap dalam bahasa Indonesia yang bisa Anda salin, atau langsung dibawa ke aplikasi lewat tombol "Tulis ini".

Model pembelajaran

Dimensi profil lulusan (pilih sampai tiga)

Delapan dimensi dari Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.

Pilihan awal: kelas 5, IPAS, siklus air, 4 pertemuan, 2 JP, berbasis projek, penalaran kritis dan kolaborasi. Ubah sesuai kelas Anda, lalu tekan "Susun deskripsi".

Daftar periksa setelah draf jadi

0 dari 10 sudah diperiksa

Centang tersimpan di peramban Anda saja. Tidak ada yang dikirim ke mana pun.

Panjang JP mengikuti struktur kurikulum dalam lampiran Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Kalau sekolah Anda memakai pengaturan lain, ubah angkanya di deskripsi. Ingin merencanakan susunan pertemuan lebih dulu? Pembuat kerangka buku membantu memecah satu topik menjadi beberapa bagian.

Dari data kami sendiri

Buku pendidikan apa yang ditulis dalam bahasa Indonesia di sini?

Kami menghitungnya pada 9 Oktober 2026 dari buku berbahasa Indonesia yang selesai ditulis di Inkfluence AI dalam 90 hari sebelumnya, 11 Juli sampai 9 Oktober 2026: 1.120 buku, dan 92 di antaranya buku pendidikan (8,2 persen), dari 87 pengguna yang berbeda.

Pendamping kursus 66
Panduan belajar 16
Rencana pembelajaran 10
92 buku pendidikan dari 1.120 buku berbahasa Indonesia, 11 Juli sampai 9 Oktober 2026. Dari 26 yang ditulis untuk kelas tertentu, hanya 3 menyebut alokasi waktu. Batang digambar sesuai skala.
Jenis buku pendidikan berbahasa Indonesia yang selesai ditulis dalam 90 hari
Jenis Jumlah Porsi Pembacanya
Pendamping kursus dan bahan ajar 66 71,7% Murid atau peserta kursus
Panduan belajar 16 17,4% Murid yang bersiap ujian
Rencana pembelajaran (modul ajar) 10 10,9% Guru

Hanya 10 dari 92 yang berbentuk rencana pembelajaran untuk guru. Sisanya bahan untuk dibaca murid: materi pelajaran, buku ajar, ringkasan, latihan soal. Itu bukan kesalahan. Banyak guru memang memerlukan bahan ajar, dan jenis bukunya ditentukan dari deskripsi yang ditulis. Tetapi kalau yang Anda perlukan adalah langkah mengajar dengan waktu, tulis dengan jelas bahwa ini modul ajar untuk guru. Perencana di atas selalu menuliskannya di kalimat pertama.

Dan alokasi waktu hampir selalu terlupa. Dari 92 buku pendidikan, 26 ditulis untuk kelas sekolah tertentu, dari SD sampai SMK. Hanya 3 dari 26 menyebut berapa menit atau berapa JP pelajarannya. Padahal angka itu menentukan apakah kegiatan pembuka, inti, dan penutup muat dalam 70 menit atau malah 90 menit. Satu angka di deskripsi menghemat satu putaran penyuntingan.

Untuk semua jenis buku nonfiksi berbahasa Indonesia, lihat tabel di halaman AI pembuat buku. Cara penghitungan dijelaskan di bagian Sumber.

Modul untuk minggu depan, mulai dari deskripsi kelas Anda

Tulis mata pelajaran, kelas, topik, jumlah pertemuan, dan JP. Lima pertemuan pertama gratis, tanpa kartu kredit.

Buat modul ajar gratis

Komponen modul ajar menurut panduan 2025

Banyak artikel menyebut "komponen wajib modul ajar" dengan daftar yang berbeda-beda. Rujukan yang berlaku sekarang adalah Panduan Pembelajaran dan Asesmen edisi revisi 2025 terbitan BSKAP Kemendikdasmen (edisi revisi ke-3, Juli 2025). Panduan itu menyebut perencanaan pembelajaran dapat berupa RPP atau modul ajar, disusun dalam dokumen yang fleksibel, jelas, dan sederhana. Pendidik diberi kebebasan mengembangkan mekanisme, prosedur, dan contoh format sesuai konteksnya, selama tidak mengurangi standar dalam regulasi.

Yang diberikan panduan adalah contoh kerangka dengan empat bagian. Tabel di bawah memetakannya: apa isi tiap bagian menurut panduan, apa yang sebaiknya Anda tulis di deskripsi supaya draf AI terisi dengan benar, dan apa yang tetap perlu Anda periksa.

Infografik berjudul Perencanaan pembelajaran mendalam dengan empat kotak bernomor berurutan dari kiri ke kanan. Kotak 1 Identifikasi: kesiapan murid, karakteristik materi, dimensi profil lulusan. Kotak 2 Desain pembelajaran: tujuan pembelajaran, praktik pedagogis, lingkungan belajar. Kotak 3 Pengalaman belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi. Kotak 4 Asesmen: awal, proses, akhir.
Empat bagian perencanaan menurut Panduan Pembelajaran dan Asesmen edisi revisi 2025.
Empat bagian perencanaan pembelajaran, isi menurut panduan, yang ditulis di deskripsi, dan yang perlu diperiksa
Bagian Isi menurut panduan Tulis di deskripsi
Identifikasi Kesiapan murid, karakteristik materi, dimensi profil lulusan yang dituju. Asesmen awal boleh dicantumkan di sini. Kelas, jumlah murid, kemampuan awal yang Anda ketahui, dimensi profil lulusan yang dipilih.
Desain pembelajaran Tujuan pembelajaran (kompetensi dan lingkup materi), praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan belajar, pemanfaatan digital. Model pembelajaran yang Anda pilih, alat yang tersedia, ada atau tidaknya proyektor dan internet.
Pengalaman belajar Memahami, mengaplikasi, merefleksi, dengan prinsip berkesadaran, bermakna, menggembirakan. Minta setiap pertemuan memuat ketiganya, dan sebutkan konteks nyata yang dekat dengan murid.
Asesmen pembelajaran Asesmen pada awal, proses, dan akhir pembelajaran; asesmen sebagai, untuk, dan atas pembelajaran. Bentuk asesmen yang biasa Anda pakai: observasi, unjuk kerja, produk, tes tertulis, penilaian diri.

Pembelajaran mendalam dalam satu paragraf

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, yang ditetapkan 11 Juli 2025, memasukkan pendekatan pembelajaran mendalam ke dalam kerangka dasar kurikulum. Kurikulumnya tidak diganti; yang ditambahkan adalah cara mendekatinya. Kerangka kerjanya punya empat komponen: dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran. Prinsipnya tiga: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pengalaman belajarnya juga tiga: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Ketika orang menyebut "modul ajar deep learning", yang dimaksud adalah modul yang langkah-langkahnya memperlihatkan semua itu, bukan dokumen dengan istilah baru di judulnya.

Delapan dimensi profil lulusan

Regulasi dan panduan 2025 memakai istilah profil lulusan, dengan delapan dimensi. Panduan menyarankan memilih dimensi yang relevan dengan tujuan dan karakter mata pelajaran, lalu mengintegrasikannya dalam proses, bukan menempelkannya sebagai bagian terpisah. Dalam praktik, satu sampai tiga dimensi per modul sudah cukup.

  • 1. Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • 2. Kewargaan
  • 3. Penalaran kritis
  • 4. Kreativitas
  • 5. Kolaborasi
  • 6. Kemandirian
  • 7. Kesehatan
  • 8. Komunikasi

Tujuan pembelajaran: dua komponen

Panduan meminta tujuan pembelajaran memuat kompetensi, yaitu kemampuan yang ditunjukkan murid, dan lingkup materi, yaitu konsep inti yang perlu dipahami. Draf AI biasanya menulis kata kerja operasional dengan rapi. Yang sering meleset adalah lingkup materinya, terutama kalau topik yang sama diajarkan di fase yang berbeda. Karena itu bandingkan setiap tujuan dengan Capaian Pembelajaran yang berlaku, yaitu Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Fase, kelas, dan panjang satu JP

Dua angka yang paling sering salah di draf mana pun. Fase menurut Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025; panjang JP menurut struktur kurikulum dalam lampiran Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.

Fase, kelas, jenjang, dan panjang satu jam pelajaran
Fase Kelas Jenjang 1 JP
Fase A Kelas I dan II SD/MI 35 menit
Fase B Kelas III dan IV SD/MI 35 menit
Fase C Kelas V dan VI SD/MI 35 menit
Fase D Kelas VII sampai IX SMP/MTs 40 menit
Fase E Kelas X SMA/MA, SMK/MAK 45 menit
Fase F Kelas XI dan XII (XIII untuk SMK 4 tahun) SMA/MA, SMK/MAK 45 menit

Tulis alokasi waktu sebagai perkalian, misalnya "2 JP x 35 menit", bukan hanya "2 JP". AI tidak tahu jenjang Anda kecuali Anda menyebutnya, dan 2 JP di SD berarti 70 menit, sedangkan di SMA berarti 90 menit. Setelah draf jadi, jumlahkan menit di kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Kalau totalnya lebih dari JP Anda, potong dari kegiatan inti, bukan dari refleksi. Refleksi adalah bagian yang paling sering hilang ketika waktu habis, padahal merefleksi termasuk pengalaman belajar dalam pembelajaran mendalam.

Cara membuat modul ajar dengan AI, lima langkah

Tidak ada pilihan "modul ajar" yang harus dicari di menu. Jenis buku ditentukan dari deskripsi Anda, jadi kalimat pertamanya penting.

1

Jelaskan kelas Anda

Mata pelajaran, kelas dan fase, topik, jumlah pertemuan, berapa JP per pertemuan, model pembelajaran, dan keadaan kelas. Tulis juga bahwa ini modul ajar untuk guru.

2

Periksa kerangka pertemuan

Daftar bab muncul lebih dulu, satu bab untuk satu pertemuan. Ganti judul, geser urutan, atau hapus pertemuan sebelum isinya ditulis.

3

Bab ditulis serentak

Karena tiap pertemuan berdiri sendiri, semua bab ditulis bersamaan di server. Tab boleh ditutup.

4

Sesuaikan dengan kelas nyata

Cocokkan tujuan dengan CP, hitung ulang menit, ganti contoh dengan yang dikenal murid Anda, dan pastikan alat dan bahannya ada di sekolah.

5

Unduh dan pindahkan ke template sekolah

PDF gratis untuk dicetak. DOCX untuk disunting di Word dan dipindahkan ke template sekolah ada di paket berbayar atau dengan kredit.

Satu bab biasanya seribu sampai seribu lima ratus kata, cukup untuk satu pertemuan yang terperinci. Untuk memahami cara bab disusun dari kerangka, lihat pembuat bab AI. Kalau satu modul Anda ingin dijadikan buku yang lebih panjang, misalnya kumpulan modul satu semester, cara membuat ebook dengan AI menjelaskan langkah sampai file jadi.

Apa yang ditulis di setiap pertemuan

Setiap bab ditulis untuk guru yang akan berdiri di depan kelas: kalimat perintah langsung ("Minta murid...", "Tampilkan...", "Bagikan..."), pertanyaan yang ditulis persis, dan perkiraan menit di setiap kegiatan. Judul bagian ditulis dalam bahasa Indonesia, bukan terjemahan kaku dari bahasa Inggris. Inilah isi yang bisa Anda harapkan.

Tujuan pembelajaran dan kriteria keberhasilan

Dua sampai empat tujuan dengan kata kerja operasional, lalu satu kalimat tentang bagaimana Anda tahu murid sudah mencapainya.

Alat, bahan, dan persiapan

Daftar yang perlu disiapkan, ditambah dua sampai empat hal yang dikerjakan sebelum kelas dimulai, misalnya mencetak lembar kerja atau mengatur meja per kelompok.

Kegiatan pembuka

Pertanyaan pemantik atau aktivitas singkat yang ditulis lengkap, kalimat per kalimat, beserta perkiraan menitnya dan cara masuk ke kegiatan inti.

Kegiatan inti

Langkah bernomor dengan pertanyaan yang diajukan guru, lalu latihan terbimbing dalam kelompok, lalu tugas mandiri dengan hasil yang jelas dan tugas tambahan untuk murid yang selesai lebih cepat.

Asesmen dan penutup

Pertanyaan tiket keluar atau cek pemahaman yang ditulis persis, ringkasan dua sampai tiga kalimat, dan gambaran pertemuan berikutnya.

Diferensiasi

Penyesuaian konkret untuk tiga kelompok: murid yang perlu pendampingan lebih, murid yang masih belajar bahasa pengantar, dan murid yang sudah melaju.

Tiga pola kegiatan

Langkah kegiatan inti ditulis dengan salah satu dari tiga pola. Polanya ditentukan dari deskripsi Anda. Kalau yang muncul tidak sesuai model pembelajaran yang Anda rencanakan, ubah langkahnya di editor atau minta asisten menulis ulang bagian itu.

Pola klasik

Guru mencontohkan, murid berlatih bersama guru, lalu murid mengerjakan sendiri. Cocok untuk keterampilan yang punya langkah jelas, seperti menyusun pantun atau menghitung luas.

Pola inkuiri

Dibuka dengan sesuatu yang membingungkan, murid menyelidiki, lalu diskusi kelas menamai konsepnya. Paling dekat dengan pengalaman belajar memahami lalu mengaplikasi.

Pola lokakarya

Pelajaran mini delapan sampai dua belas menit, waktu kerja panjang dengan guru berkeliling, lalu sesi berbagi hasil. Cocok untuk menulis dan projek.

Memetakan ke memahami, mengaplikasi, merefleksi

Bagian-bagian di atas tidak memakai label resmi pembelajaran mendalam, tetapi isinya bisa dipetakan. Kegiatan pembuka dan penjelasan guru biasanya menjadi pengalaman memahami. Latihan terbimbing dan tugas mandiri menjadi mengaplikasi. Tiket keluar dan penutup menjadi awal merefleksi, dan sering perlu Anda perpanjang supaya murid benar-benar menilai proses belajarnya sendiri, bukan hanya menjawab satu soal. Kalau sekolah meminta label resmi, cukup ganti judul bagian di editor.

Asisten di editor bisa meninjau satu bab dan memberi saran dengan kutipan persis dari teks beserta usulan penggantinya, atau mengerjakan aksi pada teks yang Anda pilih, misalnya menyederhanakan instruksi untuk kelas rendah. Di paket gratis ada 3 penggunaan asisten per hari, 15 di Creator, dan 100 di Premium. Penjelasan lengkap fitur penyuntingan ada di halaman AI editor buku.

LKPD, bahan ajar, dan soal: buat terpisah

Modul ajar di sini sengaja ditulis untuk guru. Karena itu tidak ada garis isian jawaban, tidak ada kalimat seperti "uji dirimu", dan tidak ada tips ujian untuk murid. Itu memang bukan tempatnya. Kalau Anda memerlukan lembar yang dipegang murid, buat buku kedua dari topik yang sama dengan jenis yang memang ditulis untuk murid.

Ruang kelas SD yang terang di pagi hari dengan jendela nako dan gambar karya murid di dinding. Empat murid berseragam putih merah, satu berjilbab putih, mengerjakan lembar kerja cetak berjudul LKPD Siklus Air bergambar matahari, awan, hujan, dan sungai; satu murid mewarnai tetes hujan dengan pensil biru. Di belakang, guru berjilbab dan berbaju batik duduk mendampingi kelompok lain.
LKPD dibuat sebagai buku kerja terpisah, karena modul ajar ditulis untuk guru.

LKPD sebagai buku kerja

Tulis "buku kerja murid" atau "LKPD untuk murid kelas 5" di deskripsi. Buku kerja ditulis dengan langkah bernomor, contoh yang sudah dikerjakan, dan baris kosong untuk jawaban tulisan tangan. Lihat pembuat buku kerja.

Latihan soal dan kunci jawaban

Untuk persiapan asesmen sumatif, jenis panduan belajar menulis ringkasan, soal bertingkat dengan ruang jawab, dan kunci jawaban di bagian terpisah. Lihat pembuat panduan belajar.

Bahan ajar untuk dibaca

Materi bacaan dengan penjelasan, contoh yang dibahas, dan pertanyaan pemahaman. Ini jenis yang paling banyak ditulis di data kami. Lihat juga pembuat materi kursus.

Dengan dua atau tiga buku kecil dari satu topik, Anda punya perangkat yang utuh: modul untuk guru, LKPD untuk murid, dan latihan soal untuk akhir unit. Kalau ingin semuanya dalam satu PDF untuk dicetak, halaman pembuat PDF AI menjelaskan pilihan tata letaknya, dan panduan membuat buku kerja (bahasa Inggris) membahas susunan latihan yang baik.

Modul untuk guru, LKPD untuk murid

Mulai dari modul ajarnya. Setelah langkah kegiatannya pas, buat buku kerja dari topik yang sama untuk dicetak.

Mulai dengan modul ajar

Deskripsi lemah dan deskripsi kuat: tiga contoh

Deskripsi yang kuat bukan yang paling panjang, tetapi yang menyebut untuk siapa, berapa pertemuan, berapa menit, dan apa yang dikerjakan murid.

IPAS kelas 5 SD

Kurang berhasil

"Buatkan modul ajar siklus air deep learning."

Tanpa kelas, jumlah pertemuan, dan menit, AI menebak semuanya. Tanpa kata "untuk guru", hasilnya bisa berupa bahan bacaan murid, bukan langkah mengajar.

Jauh lebih baik

"Modul ajar untuk guru, IPAS kelas 5 SD (Fase C), topik siklus air. 4 pertemuan, masing-masing 2 JP x 35 menit. Satu bab untuk satu pertemuan. Model pembelajaran berbasis projek: murid membuat model siklus air di dalam toples. Dimensi profil lulusan: penalaran kritis dan kolaborasi. 28 murid, tidak ada proyektor. Contoh dari musim hujan dan sumur di desa."

Matematika kelas 8 SMP

Kurang berhasil

"Modul ajar matematika SMP lengkap."

"Lengkap" tidak bisa diukur. Satu topik yang jelas dan jumlah pertemuan yang pasti jauh lebih berguna daripada kata sifat.

Jauh lebih baik

"Modul ajar untuk guru, Matematika kelas 8 SMP (Fase D), topik teorema Pythagoras. 3 pertemuan, masing-masing 3 JP x 40 menit. Pola inkuiri: murid mengukur sisi segitiga siku-siku dari tali dan patok di halaman sekolah. Asesmen awal tentang kuadrat dan akar. Diferensiasi untuk 6 murid yang belum lancar operasi kuadrat."

Bahasa Inggris kelas X SMK

Kurang berhasil

"Bikin RPP bahasa Inggris untuk SMK."

SMK punya konteks kerja yang berbeda per konsentrasi keahlian. Tanpa itu, contoh dialognya akan umum dan tidak terasa dekat bagi murid.

Jauh lebih baik

"Modul ajar untuk guru, Bahasa Inggris kelas X SMK (Fase E), konsentrasi Perhotelan, topik menerima tamu di meja resepsionis. 4 pertemuan, masing-masing 2 JP x 45 menit. Pola lokakarya dengan bermain peran. Asesmen unjuk kerja dengan rubrik empat kriteria. Dialog memakai nama dan kota di Indonesia."

Tidak satu pun deskripsi kuat meminta "cover berwarna" atau "format Word". Sampul dibuat di perancang sampul, dan format dipilih saat mengunduh, jadi tempat di deskripsi lebih baik dipakai untuk menjelaskan kelas Anda.

Yang tetap menjadi tugas guru, menurut panduan pemerintah sendiri

BSKAP menerbitkan Panduan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Guru. Panduan ini tidak melarang AI dalam perencanaan. Sebaliknya, ia menyebut guru dapat memanfaatkan AI untuk membuat draf RPP dengan pendekatan yang diinginkan, lengkap dengan alokasi waktu dan sumber daya, dan menambahkan bahwa draf itu harus tetap ditinjau ulang oleh guru untuk menyesuaikan dengan konteks lokal. Panduan yang sama mengingatkan bahwa AI bisa salah menafsirkan atau melewatkan bagian penting dokumen kurikulum, dan tidak mengenal kondisi murid serta budaya lokal sekolah Anda.

Enam langkah dari panduan, dan artinya untuk modul ajar

  1. Tidak ada data pribadi atau rahasia di prompt. Tulis "5 murid belum lancar membaca", bukan nama mereka. Jangan menempelkan daftar nilai.
  2. Pastikan kebenaran setiap informasi. Fakta IPAS, tahun dalam sejarah, rumus, dan istilah dicek ke buku teks yang Anda pakai.
  3. Pastikan tidak ada bias atau diskriminasi. Perhatikan contoh dan nama tokoh dalam soal cerita: apakah beragam, dan apakah tidak merendahkan kelompok mana pun.
  4. Pastikan tidak ada informasi berbahaya. Terutama untuk percobaan IPA dan kegiatan di luar kelas: bahan, panas, listrik, dan pengawasan.
  5. Pastikan tidak melanggar hak kekayaan intelektual. Kalau modul mengutip teks, lagu, atau gambar, cantumkan sumbernya atau ganti dengan milik Anda sendiri.
  6. Untuk teks yang dibaca murid, pastikan tidak ambigu dan sesuai level bahasanya. Instruksi untuk kelas 1 dan kelas 6 tidak bisa sama.

Panduan itu juga memuat bagan sederhana: kalau benar atau salahnya hasil itu penting, dan Anda tidak punya keahlian untuk memeriksanya, jangan memakai AI untuk tugas itu. Untuk modul ajar, Anda punya keahliannya. Anda yang mengajar mata pelajaran itu, Anda yang mengenal murid itu. Di situlah pembagian kerjanya: AI menyusun kerangka dan kalimat, guru memeriksa isi dan menyesuaikan dengan kelas.

Dibahas di KKG atau MGMP, bukan disusun sendirian

Empat guru berbaju batik, dua perempuan berjilbab dan dua laki-laki, duduk mengelilingi meja bertaplak di ruang guru, membahas lembar-lembar modul ajar cetak. Seorang guru menandai satu halaman dengan stabilo kuning, seorang lagi menunjuk satu baris di halaman lain. Di meja ada gelas teh, map plastik, dan stapler; di belakang rak berisi map ordner, papan pengumuman, dan jam dinding.
Draf yang dibahas bersama di KKG atau MGMP lebih cepat menjadi modul yang dipakai.

Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2025 memberi contoh pengembangan rencana pembelajaran yang kolaboratif: karena satu fase meliputi lebih dari satu tingkat kelas, guru kelas VIII perlu tahu sampai di mana murid belajar di kelas VII, dan perlu memberi tahu guru kelas IX di mana rencananya berakhir. Draf dari AI cocok untuk cara kerja ini. Seorang guru menyiapkan draf empat pertemuan, mencetaknya, dan forum KKG atau MGMP membahas: apakah tujuannya sesuai CP, apakah alurnya masuk akal dari pertemuan ke pertemuan, apakah kegiatannya bisa dilakukan dengan sarana sekolah.

Hasil diskusi itu lalu dimasukkan kembali ke editor. Kalau satu tim ingin menyusun modul untuk beberapa kelas sekaligus, paket Premium tanpa batas bab biasanya lebih hemat daripada beberapa paket Creator. Lihat rinciannya di halaman harga.

Contoh lengkap: IPAS kelas 5, siklus air, empat pertemuan

Deskripsinya

Misalkan seorang guru kelas 5 di sebuah SD di Klaten perlu modul siklus air untuk bulan depan. Ia memakai perencana di atas: kelas 5, IPAS, siklus air, 4 pertemuan, 2 JP. Fase C dan 35 menit per JP terisi sendiri. Ia memilih pembelajaran berbasis projek, penalaran kritis dan kolaborasi, lalu menulis keadaan kelasnya: 28 murid, tidak ada proyektor, halaman sekolah cukup luas. Ia menambahkan satu kalimat sendiri: contoh dari musim hujan, sumur di rumah murid, dan sawah di sekitar sekolah.

Kerangkanya

Muncul empat judul pertemuan: air yang menghilang dari jemuran, dari awan menjadi hujan, membuat model siklus air dalam toples, dan siklus air di sekitar kita. Ia mengubah satu hal sebelum isinya ditulis: pertemuan keempat ia minta menjadi presentasi model buatan kelompok sekaligus refleksi, karena di situlah asesmen produknya. Mengubah judul di kerangka memerlukan satu menit. Mengubah urutan setelah empat bab jadi memerlukan satu sore.

Drafnya

Keempat bab ditulis bersamaan. Pertemuan pertama dibuka dengan pertanyaan yang ditulis persis: ke mana perginya air dari baju yang dijemur pagi tadi? Ada daftar alat dan bahan, langkah bernomor dengan perkiraan menit, pertanyaan untuk mengecek pemahaman sebelum kerja kelompok, dan tiket keluar berisi satu pertanyaan. Diferensiasinya memberi kartu kata bergambar untuk murid yang belum lancar membaca dan pertanyaan lanjutan untuk murid yang sudah melaju.

Penyuntingannya

Ia menjumlahkan menit di pertemuan pertama dan mendapat 75 menit, lima menit lebih dari 2 JP, lalu memotong kerja kelompok, bukan refleksi. Ia mengganti percobaan dengan air panas menjadi versi yang memakai sinar matahari di halaman. Ia mencocokkan tujuan pembelajaran dengan CP IPAS Fase C dan menulis ulang satu tujuan yang terlalu luas. Ia mengganti label kegiatan menjadi memahami, mengaplikasi, dan merefleksi karena kepala sekolahnya memintanya.

Hasilnya

Empat pertemuan memakai empat dari lima bab gratis bulan itu. Ia mengunduh PDF untuk dibawa ke KKG, lalu membeli paket kredit untuk mengunduh DOCX dan memindahkan isinya ke template sekolah di Word. Dari topik yang sama ia membuat buku kerja berisi tiga LKPD. Satu sore menyunting, dan satu modul yang ia kenal setiap kalimatnya.

Pilihan yang ada, dan kapan masing-masing masuk akal

Kalau Anda mencari "aplikasi AI membuat modul ajar", empat pilihan ini yang akan Anda temui. Tabel ini membandingkan apa yang dilakukannya, bukan janjinya.

Perbandingan cara menyusun modul ajar dengan bantuan AI atau contoh resmi
Pilihan Yang dihasilkan Konteks kelas Anda
Inkfluence AI Beberapa pertemuan sekaligus, satu bab per pertemuan, di editor yang bisa disunting Membaca deskripsi kelas Anda; contoh dan nama ditulis dalam bahasa Indonesia sejak awal
Generator modul satu pertemuan Satu pertemuan per permintaan dalam formulir isian Sebatas isian formulir
Chatbot umum Teks panjang dalam satu jawaban Sebatas yang Anda ketik di tiap pesan; detail mudah hilang di percakapan panjang
Contoh modul di Platform Rumah Pendidikan Contoh alur tujuan dan perencanaan yang disediakan pemerintah Ditulis untuk kelas pada umumnya, bukan kelas Anda

Menggabungkannya juga masuk akal. Panduan 2025 menyebut pendidik dapat mengembangkan sendiri, memakai contoh yang disiapkan pemerintah, atau memodifikasinya. Unduh contoh resmi dari Platform Rumah Pendidikan sebagai pembanding struktur, lalu susun draf yang sesuai kelas Anda di sini. Untuk ulasan alat yang lebih luas, lihat perbandingan pembuat buku pelajaran AI dan versi bahasa Inggris halaman ini, AI lesson plan generator.

Paket mana yang cocok untuk guru?

Paket Inkfluence AI untuk menyusun modul ajar
Paket Harga Bab Cukup untuk
Gratis 0 dolar 5 bab untuk memulai, lalu 5 bab setiap bulan Satu modul sampai 5 pertemuan
Creator 9,99 dolar AS per bulan 35 bab per bulan Modul untuk satu semester, beberapa mata pelajaran
Premium 19,99 dolar AS per bulan Tanpa batas Satu tim guru, banyak kelas dan mata pelajaran
Paket kredit Mulai 9,99 dolar AS, sekali bayar 15, 25, atau 50 kredit Guru yang hanya perlu beberapa modul setahun

Harga dalam dolar AS. Paket kredit: 15 kredit 9,99 dolar, 25 kredit 12,99 dolar, 50 kredit 24,99 dolar, tanpa langganan. Jatah 5 bab gratis bulanan diperbarui setiap tanggal 1 dan tidak terakumulasi. Rincian di halaman harga.

Coba dengan topik Anda minggu ini

Satu modul sampai lima pertemuan, gratis, diunduh sebagai PDF untuk dibahas di KKG. Kartu kredit tidak diperlukan.

Tulis modul ajar pertama

Madrasah, SMK, dan mata pelajaran baru

Madrasah dan Kurikulum Berbasis Cinta

Guru RA, MI, MTs, MA, dan MAK mengikuti panduan Kementerian Agama yang merujuk ke KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Panduan pembelajaran dan asesmen madrasah memakai kerangka pembelajaran mendalam yang sama dan menambahkan Kurikulum Berbasis Cinta, dengan lima topik Panca Cinta: cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, dan cinta tanah air. Di deskripsi, sebutkan topik Panca Cinta yang ingin diintegrasikan, misalnya "kaitkan dengan topik cinta lingkungan", sama seperti dimensi profil lulusan.

SMK: konsentrasi keahlian dan dunia kerja

Panduan 2025 menyebut modul ajar untuk mata pelajaran kejuruan dilengkapi bahan ajar seperti handout, media, lembar kerja, atau jobsheet, dan dapat disusun bersama mitra dunia kerja. Sebutkan konsentrasi keahlian di deskripsi. "Bahasa Inggris kelas X SMK Perhotelan" menghasilkan dialog di meja resepsionis; "Bahasa Inggris kelas X SMK" menghasilkan dialog yang bisa terjadi di mana saja.

Koding dan Kecerdasan Artifisial

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 menambahkan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial, diselenggarakan bertahap mulai tahun ajaran 2025-2026. Karena mata pelajarannya baru, contoh modul masih sedikit dan banyak guru menyusunnya dari nol. Di sini berlaku hal yang sama: sebutkan fase, alat yang tersedia (ada laboratorium komputer atau tidak), dan apakah kegiatannya tanpa komputer. Periksa istilah teknisnya dengan sangat teliti.

Satu modul, dua bahasa

Untuk kelas bilingual, modul yang sudah jadi bisa diterjemahkan ke salah satu dari 59 bahasa dengan susunan bab yang sama. Lihat penerjemah buku.

Membagikan atau menjual modul

Hak atas naskah tetap milik Anda di semua paket. Sebelum menjual, baca aturan tempat Anda berjualan dan pertimbangan di bolehkah buku buatan AI dijual. Untuk perangkat yang berisi LKPD, panduan menjual buku kerja membahas format dan harga.

Lima kesalahan saat membuat modul ajar dengan AI

1. Tidak menulis bahwa modul ini untuk guru

Dalam data kami, kebanyakan buku pendidikan berbahasa Indonesia menjadi bahan ajar untuk dibaca murid. Kalau yang Anda perlukan adalah langkah mengajar dengan waktu, tulis kalimat "modul ajar untuk guru, bukan buku siswa" di awal deskripsi.

2. Tidak menyebut menit atau JP

Hanya 3 dari 26 buku pendidikan untuk kelas sekolah di data kami yang menyebut alokasi waktu. Tanpa angka itu, waktu kegiatan dihitung dari perkiraan umum dan jarang pas dengan 35, 40, atau 45 menit per JP.

3. Meminta semua komponen dalam satu pertemuan

Satu bab untuk satu pertemuan lebih mudah diperiksa daripada satu dokumen raksasa. Identitas modul, CP, dan daftar pustaka bisa Anda tulis sekali di template sekolah.

4. Menganggap LKPD ikut jadi

Modul ajar di sini ditulis untuk guru, jadi tidak memuat garis isian jawaban. LKPD dengan ruang jawab dibuat sebagai buku kerja terpisah.

5. Memasukkan nama dan data murid

Panduan resmi pemanfaatan AI untuk guru meminta guru memastikan tidak ada data pribadi atau rahasia di prompt. Tulis "6 murid belum lancar membaca", bukan nama mereka.

Yang tidak bisa dikerjakan AI untuk Anda

AI bisa menulis langkah kegiatan yang rapi, pertanyaan pemantik, dan rubrik. Yang tidak ia ketahui adalah hal yang membuat modul berhasil di kelas Anda: dua murid baru pindah dari sekolah lain, listrik sering padam setelah jam sepuluh, pertanyaan tentang sawah lebih hidup di Klaten daripada di Jakarta Pusat.

Masukkan sebanyak mungkin hal itu ke deskripsi, tanpa nama dan tanpa data pribadi. Sisanya tambahkan saat menyunting. Cara yang paling cepat: baca setiap langkah kegiatan dan tanyakan, apakah ini bisa saya lakukan besok pagi dengan murid dan ruang kelas yang saya punya? Kalau jawabannya tidak, ubah sekarang.

Yang juga tetap pekerjaan guru adalah menilai. Rubrik dari draf adalah usulan; bobot kriteria dan cara memberi umpan balik adalah keputusan profesional guru.

Kalau bahan Anda ternyata lebih cocok menjadi buku, misalnya buku pendamping untuk murid atau panduan untuk guru lain, mulailah dari halaman AI pembuat buku dan baca cara menulis buku nonfiksi dengan AI. Guru yang menulis cerita untuk kelas bahasa bisa memakai AI pembuat novel untuk cerita bersambung, dan semua halaman berbahasa Indonesia terkumpul di halaman Bahasa Indonesia.

Sumber

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum, ditetapkan 11 Juli 2025, diundangkan 15 Juli 2025, Berita Negara Tahun 2025 Nomor 503. Memuat pendekatan pembelajaran mendalam dalam kerangka dasar kurikulum, delapan dimensi profil lulusan, mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial mulai tahun ajaran 2025-2026, dan struktur kurikulum dengan 1 JP = 35 menit (SD/MI), 40 menit (SMP/MTs), dan 45 menit (SMA/MA, SMK/MAK). Salinan di laman kurikulum Kemendikdasmen; juga di JDIH BPK. Dibaca 9 Oktober 2026.

Panduan Pembelajaran dan Asesmen, Edisi Revisi Tahun 2025, BSKAP Kemendikdasmen, edisi revisi ke-3, Juli 2025. Sumber untuk empat bagian perencanaan (identifikasi, desain pembelajaran, pengalaman belajar, asesmen), perencanaan berupa RPP atau modul ajar, dokumen yang fleksibel, jelas, dan sederhana, kebebasan format, dan contoh di Platform Rumah Pendidikan. Unduh PDF. Dibaca 9 Oktober 2026.

Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, ditetapkan 16 Juli 2025. Sumber untuk pembagian fase A sampai F per kelas. Unduh PDF. Dibaca 9 Oktober 2026.

Panduan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Guru, BSKAP, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, 2025. Sumber untuk pemanfaatan AI dalam menyusun draf RPP yang tetap ditinjau guru, dan enam langkah pemeriksaan keluaran AI. Unduh PDF. Dibaca 9 Oktober 2026.

Panduan Pembelajaran dan Asesmen untuk RA, MI, MTs, MA, dan MAK, Direktorat KSKK Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, disampaikan dengan surat Nomor B-572/Dt.I.I/PP.00/11/2025 tanggal 19 November 2025, merujuk KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Sumber untuk Kurikulum Berbasis Cinta dan lima topik Panca Cinta. Diterbitkan melalui Ditjen Pendidikan Islam. Dibaca 9 Oktober 2026.

Bahasa yang didukung Amazon KDP. Bahasa Indonesia tidak ada dalam daftar bahasa yang didukung untuk ebook, buku cetak, maupun hardcover di halaman bantuan KDP. Dibaca 9 Oktober 2026.

Angka buku pendidikan (data kami). Dihitung 9 Oktober 2026 dari tugas penulisan yang selesai di Inkfluence AI dengan bahasa Indonesia dan dibuat 11 Juli sampai 9 Oktober 2026: 1.120 buku. Buku pendidikan adalah tiga jenis yang ditentukan dari deskripsi: pendamping kursus 66, panduan belajar 16, rencana pembelajaran 10, total 92 dari 87 pengguna. "Untuk kelas sekolah tertentu" berarti deskripsinya menyebut kelas, fase, atau jenjang SD sampai SMK dan diperiksa satu per satu (26). "Menyebut alokasi waktu" berarti deskripsinya memuat menit atau JP (3 dari 26). Setiap tugas yang selesai dihitung sekali.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah AI pembuat modul ajar ini gratis? +
Ya, dengan batas yang jelas. Paket gratis memberi 5 bab untuk memulai ditambah 5 bab setiap bulan, tanpa kartu kredit. Karena satu bab adalah satu pertemuan, itu cukup untuk satu modul sampai 5 pertemuan. Ekspor PDF gratis, dengan baris kecil "Made with Inkfluence AI" di kaki halaman dan halaman penutup. DOCX untuk disunting di Word ada di paket berbayar mulai 9,99 dolar AS per bulan atau dengan paket kredit.
Apakah hasilnya mengikuti format modul ajar resmi? +
Tidak ada satu format resmi yang wajib. Panduan Pembelajaran dan Asesmen edisi revisi 2025 menyebut perencanaan pembelajaran disusun dalam dokumen yang fleksibel, jelas, dan sederhana, dan pendidik diberi kebebasan mengembangkan format sesuai konteksnya. Inkfluence AI menulis isi modulnya sebagai bab yang Anda sunting. Alat ini tidak mengisi template sekolah Anda secara otomatis; Anda memindahkan isinya ke template itu.
Apakah sudah memakai pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning)? +
Kalau Anda memintanya di deskripsi: pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi di setiap pertemuan, dimensi profil lulusan, dan model pembelajarannya. Perencana di halaman ini menuliskan semua itu. Setelah itu periksa apakah ketiganya benar-benar muncul sebagai kegiatan murid.
Bisakah membuat modul ajar untuk beberapa pertemuan sekaligus? +
Bisa, dan itu memang cara kerjanya: satu bab untuk satu pertemuan. Kerangka semua pertemuan muncul lebih dulu untuk Anda periksa, lalu semua bab ditulis bersamaan. Paket gratis menampung sampai 5 pertemuan dalam satu modul; untuk satu semester penuh, paket berbayar atau kredit lebih masuk akal.
Apakah LKPD ikut dibuat? +
Modul ajar memuat tugas murid di kegiatan inti, tetapi ditulis untuk guru, jadi tanpa garis isian jawaban. Untuk LKPD yang bisa dicetak dan diisi murid, buat buku kerja terpisah dari topik yang sama. Buku kerja memang ditulis dengan langkah, contoh, dan ruang jawab.
Apakah bisa diunduh dalam format Word? +
Ya, sebagai DOCX, di paket Creator, Premium, atau dengan paket kredit. Format ini yang paling praktis kalau sekolah Anda meminta modul dalam template Word tertentu. Di paket gratis, unduhannya PDF.
Bolehkah guru memakai AI untuk menyusun modul ajar? +
Panduan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Guru yang diterbitkan BSKAP menyebut guru dapat memanfaatkan AI untuk membuat draf RPP lengkap dengan pendekatan dan alokasi waktu, dengan catatan draf itu tetap ditinjau ulang oleh guru agar sesuai konteks lokal. Panduan yang sama meminta guru memastikan kebenaran informasi, tidak ada bias, tidak ada data pribadi di prompt, dan bahasanya sesuai level murid.
Apakah modul ajar dari sini disahkan Kemendikdasmen? +
Tidak. Inkfluence AI bukan bagian dari Kemendikdasmen dan tidak didukung olehnya. Halaman ini merujuk ke dokumen resmi supaya Anda tahu apa yang perlu diperiksa, tetapi tanggung jawab atas modul tetap pada guru dan sekolah.
Bagaimana dengan guru madrasah dan Kurikulum Berbasis Cinta? +
Madrasah mengikuti panduan Kementerian Agama yang merujuk ke KMA Nomor 1503 Tahun 2025, dengan lima topik Panca Cinta. Sebutkan topik Panca Cinta yang ingin diintegrasikan di deskripsi, sama seperti dimensi profil lulusan.
Bolehkah modul ajar yang dibuat di sini dijual atau dibagikan? +
Hak atas naskahnya milik Anda di semua paket, termasuk gratis, tanpa bagi hasil. Banyak guru membagikan modul di KKG atau MGMP, dan sebagian menjualnya sebagai file PDF. Yang perlu Anda periksa adalah aturan tempat Anda membagikan atau menjualnya, termasuk soal penandaan konten yang dibantu AI. Satu catatan kalau Anda berpikir tentang Amazon: daftar bahasa yang didukung Amazon KDP tidak memuat bahasa Indonesia.

Susun draf modul ajar pertama Anda hari ini

Lima pertemuan gratis, tanpa kartu kredit, ditulis dalam bahasa Indonesia. Anda yang menyunting dan memutuskan.

Mulai gratis

Halaman lain dalam bahasa Indonesia

Halaman ini dalam bahasa lain: English